Bulshit

Bulshit

“Bulshit”

Presented by

Cho Hika

©2013

.

Starring by Choi Sooyoung and Mysterious boy

 

With feelin’ Romance and Hurt

 

And rated for PG-15

 

As long as  Vignette

.

Disclaimer :

Cast(s) milik agency-nya, keluarganya dan Tuhannya. Tapi plot murni milik saya. Apabila ada kesamaan tokoh, setting atau yang lainnya hanyalah kebetulan semata. Selebihnya silahkan hubungi saya di twitter @annisahikanurf

A/N : Sorry for bad fic. Just enjoy it ~ Lavya :*

.

“Orang yang sudah pergi seharusnya tak perlu datang lagi.” – Bulshit

.

Tap.. tap.. tap..

Langkah tungkai panjang didepan koridor ruang loker begitu mengiang telinga. Gadis yang diketahui bernama Choi Sooyoung itu selalu datang lebih awal. Alasan utamanya mungkin karena tempat tinggalnya yang lumayan jauh dari sekolah. Tapi itu mungkin.

 

“Sooyoung?” Merasa namanya disebut, sang empunya justru semakin mempercepat langkahnya. Niatnya menuju ruang loker diurungkan. Ada baiknya jika ia pergi –menghindar.  “Kita perlu bicara.” Sooyoung berdecak. Kata ‘kita’ yang ia dengar sungguh membuatnya muak. Bukankah kata itu tak seharusnya ada? “Kumohon!” Pria pekerja keras. Ia patut diacungi jempol. Bahkan es berjalan −Sooyoung− masih ia coba cegah.

“Kau ingin bicara?” Gadis kita angkat bicara. Namun sejujurnya, ia sangat amat malas. Antara malas mengingat flashback atau malas melihat wajah memuakkan yang sudah ia blacklist sejak 6 bulan lalu. Maka dengan dinginnya, ia berbicara tanpa menoleh.

“Aku minta maaf. Aku baru sadar jikalau selama ini aku salah. Aku menyesal. Aku tahu, kau yang terbaik. Aku.. aku..” Semilir angin menembus ventilasi dianak tangga yang dipijaki kedua insan ini. Hawa dingin yang menusuk pori-pori mengingatkan suatu hal yang seharusnya tak perlu diingat lagi –oleh Sooyoung.

Flashback ON

Detak jantung Sooyoung berpompa lebih cepat. Ia harap ini bukan tekanan darah tinggi atau apapun itu yang berbahaya. Bukan, memang bukan! Detak jantung itu bekerja lebih cepat lantaran ia baru saja mendapat sebuah pesan singkat dari salah satu kontak diponselnya.

 

Bolehkah aku kerumahmu sekarang? Ada yang ingin aku bicarakan. Tolong jawab sekarang.

 

−From : Someone Special

Sesuai dengan nama kontaknya, seseorang yang baru saja mengirim pesan singkat tersebut adalah seseorang yang spesial. Seseorang yang sudah mewarnai harinya terhitung sejak 4 bulan ia mulai mengenalnya lebih dekat. Berawal dari saat seseorang itu mengajaknya pulang bersama sampai semakin hari semakin dekat. Namun sayangnya, belum ada kepastian untuk hubungan ini.

 

Jangan datang kerumahku. Ayah dan ibuku sedang ada dirumah. Kau tahu bukan kalau teman lelaki tidak akan diijinkan masuk kerumahku? Bukankah aku pernah mengatakannya?

 

−To : Someone Special

Tak perlu menunggu lama. Sebuah nada pengantar pesan datang mengiringi debaran hati Sooyoung. Imajinasi liarnya tak pernah berhenti bekerja. Apa yang kira-kira akan dilakukan someone special nya dengan datang kerumah?

 

Tapi ini penting. Lebih baik dibacarakan langsung. Aku sudah tak sabar mengatakannya padamu. Percayalah!

 

−From : Someone Special

Seseorang itu bercanda bukan? Malam-malam begini? Tidak sabar?

 

Katakan saja melalui pesan singkat. Tidak perlu repot-repot datang atau sekedar menelpon. Tak apa.

 

−To : Someone Special

Tak sabar. Jemari indah Sooyoung mengayun dengan gemetaran. Senang bercampur penasaran menjadi satu. Ia bahkan tak ubahnya seperti anak kecil yang terlalu bahagianya sampai menggigit bantal dan menggulung diri dengan selimut. Konyol.

 

Baiklah, ini maumu. Sebelumnya aku minta maaf. Hubungan kita cukup sampai disini. Aku sungguh-sungguh mohon maaf. Ada alas an yang tidak bisa aku jelaskan sekarang. Mungkin nanti kau akan mengerti dengan sendirinya. Mohon maafkan aku.

 

−From : Someone Special

Sungguh! Sooyoung tak berhenti mengutuk dirinya sendiri.

 

Mengapa harus begini? Mengapa ada alas an yang tidak bisa dijelaskan? Kau ini kenapa? Bercanda hah? Jika memang ini yang kau inginkan, fine!

 

Sayangnya, pesan yang sudah diketiknya itu tak berani ia kirim. Tak ada gunanya!

 

 

Flashback OFF

Sooyoung membalikkan tubuhnya. Sosoknya sudah berbeda sejak 6 bulan lalu. Ia bukan Choi Sooyoung yang sebenarnya. Ia bertopeng. Bertopeng untuk menutupi luka hatinya yang sudah membawanya menjadi wanita yang pura-pura dewasa. “Kau bercanda?” Tatapan itu.. bukan tatapan milik Sooyoung. Bukan tatapan yang secerah mentari. Bukan juga tatapan sendu layaknya awan mendung. Entah tatapan apa itu.

“Maafkan aku. Aku menyesal. Aku harap kau mengerti.”

 

Sooyoung adalah gadis pintar. Jauh sebelum bertemu dengan someone special nya, ia sudah terlebih dahulu mengenal dua kata berharga.

 

Maaf dan Terimakasih.

 

Maka ia akan menghargai kata ‘Maaf’. “Aku sudah memaafkanmu jauh sebelum kau memintanya. Percayalah!”

“Kau memang sudah memaafkanku, kan? Tapi kau masih marah padaku, ya kan?”

Sooyoung mengambil langkah lebih dekat. Emosi yang sebenarnya memang takan pernah dapat disembunyikan. “Kau tahu? Piring pecah yang sudah di lem sedemikian rupa pun akan meninggalkan bekas retakannya. Lainkali, pikir dahulu sebelum bertindak.” Ini bukan soal mohon maaf atau memaafkan, tapi perasaan. Perasaan yang sesungguhnya akan memancarkan perilaku yang secara tak sadar akan mencerminkan hatinya. Sooyoung.. 6 bulan terakhir berhasil memainkan banyak hati pria. Bukan tanpa alasan. Tapi mungkin ini yang dinamakan trauma -atau pembalasan? Tak pernah sekalipun ia merasakan cinta. Memangnya apa itu cinta? Cinta itu misteri, bagi Sooyoung. Misteri tentang bagaimana hatinya bisa sesakit ini hanya karena satu pria. Tentang peghianatan, pengharapan dan jatuh! Sakit!

“Kumohon jangan buat aku semakin merasa bersalah.”

Sooyoung mendesah. Sudah cukup baginya akan intrik hati yang tak pernah ada habisnya. Happy-ending, sad-ending, tak peduli! “Jangan pernah merasa bersalah. Aku pergi.”

 

Tap.. tap.. tap..

 

Hilanglah satu sosok berharga yang baru terasa berharga dari hadapan seseorang yang spesial. Rumit. Tidak mudah.

.

.

Bukan maksudku membuatmu merasa bersalah. Kalau boleh jujur, bukan kau yang salah. Tapi aku yang salah. Mungkin kita memang tak sejalan. Dan biarkan ‘mereka’ mengatakan apa yang ingin ‘mereka’ katakan. ‘Mereka’ bilang aku egois, kau lebih! Tidak tidak! Aku pernah berpikir, bagaimana jika saat kata ‘kita’ masih dikenang bahagia. Bagaimana dengan masa sekarang? Akankah aku masih menjadi diriku sendiri.

 

Mereka bilang aku masih memiliki rasa ‘cinta’. Persetan dengan cinta, mereka tahu apa? Orang-orang diluar sana memang seringkali berkomentar. Bahkan diantara mereka ada yang mengatakan “Aku mengerti bagaimana posisimu sekarang ini.” Bagiku, hanya orang bodoh yag mengatakan hal demikian! Mereka tahu apa? Bahkan aku sendiri tak pernah tahu. Mereka bohong jika mengatakan cinta selamanya indah!

Cinta itu bulshit!

 

Sampai sekarang, luka ini masih tetap ada. Ada niatan untuk menyembuhkannya. Tapi aku belum dapat menemukan obatnya. Karena yang kutahu, obat yang pasti bukanlah kau. Kau sendiri sudah pernah memberi ‘clue’ bila kita takan bisa bersatu. Tadi aku bilang apa? Kita?

 

Sebelum mengakhiri, ada yang ingin aku tegaskan disini. Mulai sekarang, taka da lagi kata kita. Dan juga.. biarkan saja luka ini tetap ada. Biarkan sejalan dengan rasa penyesalanmu padaku. Aku egois. Aku tahu!

END

Menurutku ini bukan kaya ff sih, tapi kaya curhatan a.k.a diary ya ga? secara ini ff berdasarkan kisah nyata penulis *reader:histeris* ah lebe 😀 dan kenapa di ff ini aku kasih kalian mysterious boy? yaa seperti yang aku bilang sebelumnya. ini ff curhat, jadi aku gabisa mikir kira” siapa cowo yang pantes disandingkan sama sooyoung dengan plot seperti ini-_- dan juga karena ini ff curhat —dan perlu kalian tahu kalau aku gabisa buat poster— jadi aku gasempet request poster dulu jiakakak xD

Ssilahkan berkomentar~ bagaimanapun komentar kalian, aku akan sangat menghargainya. daripada baca, habis itu kabur -_- mending ninggalin jejak😉

Ps : Kenapa copyright nya 2013? karena ini repost kekeke

 

With love,

Hika

One thought on “Bulshit

  1. Bulshit?wooowww..keren ffmu eon,aku suka bngt,aplagi sma kta2nya🙂
    wlaupun cast laki2nya misterius*plak,
    aku tetap suka,soalnya aku bsa ngebayangin soo sma cast laki2 sesuka aku😀
    krya slnjutnya dri hika eonni slalu kutnggu😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s