2nd Confession

2nd Confession

“2nd Confession”

Presented by..

Cho Hika (@annisahikanurf)

.

.

Starring by Lee Minhyuk (BTOB), Choi Sooyoung (SNSD) and other cast(s)

With feelin’ Romance, Comedy and Friendship

And rated for PG+

.

.

As long as Drabble

.

.

Disclaimer : All the story is M-I-N-E !

.

.

A/N : Inspirated by BTOB’s song

.

.

Today is a very important day. It’s the day when I give my second confession to one girl. I am going to find her once again. Will she accept my heart? I feel good today for some reason. — (BTOB – Second Confession)

.

.

2nd Confession begin!

.

.

Hoam~

Aku menepuk-nepuk mulutku yang masih mengeluarkan uap hasil metabolisme selama tidur semalaman. Sejujurnya, ini tidak bisa disebut ‘tidur semalam’. Kalau kalian ingin tahu, aku hanya tidur 3 jam setelah menyadari bahwa jam weker ku menunjukan pukul 6 pagi.

 

Hari cerah sekali. Padahal tadi malam ada badai salju. Baguslah? Setidaknya ini bisa menjadi ‘tanda’ yang baik. Semoga dewi fortuna berpihak padaku. Hwaiting!

 

“Bangun bangun!” Aku menepuk bokong maknae besarku, Sungjae. Tak ketinggalan dengan member lainnya.

“Aish! Lima menit saja.” Keluh Ilhoon. Maklum saja, dia memang suka begitu.

“Ilhoon, ireona! Kakimu menindih leherku! Aigo!” Leader Eunkwang melempar kaki Ilhoon kasar hingga terhempas.

“Ah, maafkan aku leader.” Jawab Ilhoon sambil mengucek matanya.

“Sudah pagi, eoh?” Sahut Hyunshik.

“Sudah pagi? Benarkah?” Timpal Changseob.

“Tidak, tidak! Pasti Minhyuk menyalakan lampu.” Sambung Peniel asal.

Huh! Tidak akan ada habisnya jika aku meladeni mereka semua. “Ireona! Bukankah kalian ingin membantuku hari ini? Ppali!” Terpaksa aku bangkit. Dan turut membangkitkan manusia-manusia yang tidur macam kesana-kemari ini. Kekeke.

 

Tidak lucu memang kalau 7 pria tidur disatu tempat. Habis mau bagaimana lagi? Tadi malam kami begadang untuk merencanakan sesuatu.

 

Hemph~ Aku meregangkan tubuhku. Hari ini harus sukses! Kalian tahu? Aku akan mengungkapkan perasaanku untuk yang kedua kalinya kepada wanita yang sama. Semoga saja ia menerimaku. Tapi akankah?

 

“Mari mandi bersamaa~” Ajak maknae besar yang dengan kompak direspon oleh jitakan dari seluruh member. Kekeke.

.

.

Aigoo~ Kau tidak pantas menggunakan dasi kupu-kupu. Cepat lepaskan!” Leader yang satu ini! Sembarangan memerintahku. Tapi tak apalah, bukankah senior akan lebih berpengalaman? Kekeke.

“Tidak tidak! Jangan dilepas! Biarkan saja! Bukankah Sooyoung noona terpikat pada Minhyuk karena ke-cute-annya?” Sekarang bule Peniel yang mulai angkat bicara. Ia mengamatiku dari pantulan diriku dicermin.

“Iya juga sih, tapi—”

“Astaga! Aku harus membenarkan yang mana?” Aku jadi bingung sendiri.

“Ikuti Peniel hyung saja!” Sahut Sungjae.

Leader saja!” Timpal Hyunshik.

“Kami netral.” Sambung Ilhoon dan Changseob sambil merangkul bahu satu sama lain. Tuh kan! Semakin membuatku bingung.

“Member selain aku, Eunkwang dan Peniel sebaiknya menunggu diluar.” Putusku sepihak. Tapi untunglah mereka semua mengerti.

 

Setelah Ilhoon, Sungjae, Hyunshik dan Changseob keluar, akhirnya aku mulai di make-over oleh leader Eunkwang dan bule Peniel. Kali ini tidak ada ribut ribut lagi

.

.

Pintu terbuka.

Minhyuk 2nd Confession

“Wa~” Apa mereka semua kagum terhadap penampilanku? “Kau tampan juga.” Respon Hyunshik. “Jangan lupa kodrat, hyung!” Jawab Sungjae. Semua tertawa. Dan tawa itu mengantarkan semangat yang deras dalam diriku.

 

Sooyoung noona, aku datang.

.

.

Garusu Street.

 

Biasanya pada pagi hari sebelum berangkat kuliah, Sooyoung noona akan mampir di coffe cafè yang ada di jalan Garusu. Hhh! Sedari tadi aku terus menghempas nafas. Musim dingin membuat hidungku merah sekarang. Kalau saja aku gemuk, mungkin sudah seperti badut. Kekeke.

 

Hanya tinggal menyebrangi jalan Garusu, aku akan sampai di cafè itu. Deg-degan sekali. Astaga astaga astaga! Sooyoung noona! Berlawanan arah denganku! Jadi dia sudah dari cafè? Astaga astaga! Bagaimana ini?

.

Ditengah zebra cross kami berpapasan. Aku sengaja menghalangi langkahnya. Sampai matanya benar-benar kudapatkan. Aku merindukannya. Tapi wajahnya begitu memancarkan kesedihan.

 

How are you? I guess you’re okay. Day by day, I am drenched with your memories so it’s hard. If you will come back some day, there won’t be any tears – my second confession.“ Aku memulai serenade yang diajarkan oleh Sungjae dan Hyunshik. Sambil bernyanyi dan menari —ditengah jalan— pun tak masalah bagiku. Dahinya mengernyit. Masih belum mengerti eoh? I’m not afraid of other people’s eyes – second confession. A serenade for you – second confession.“ Ia berlalu. Sama sekali tak mengindahkanku.

 

Astaga! Apa kau masih marah? Hal yang membuat hubungan kita berakhir itu hanya salah paham. Seharusnya kau mengerti.

 

Tak menyerah, aku terus mengikuti langkah Sooyoung noona. “I want to go back to those times but why don’t you know my heart? If you will come back some day, there won’t be any tears.” Tidak salah kan jika aku melanjutkan serenade? Tapi sayangnya dia masih menjauhiku. Terus berjalan tanpa meliriku. Yang ada justru wanita-wanita serta paparazzi yang meliriku bahkan memotretku. Aku tidak peduli.

 

Wait! Ada buble disana. Dipipi noona. Eoh! Apakah dia blushing? Jadi ia tidak berani melihatku karena ia blushing, eoh? Aku tahu! Dia pasti masih sangat mencintaiku. “Noona!” Aku memberanikan diriku. Memegang bahunya dengan maksud menghentikan langkahnya. Tepat sekali! Tepat didepan kampusnya! Tepat saat khalayak ramai! Benar kan? Dia blushing! “Diam disini!” Aku tersenyum dan mengelus pundaknya. Suit suiiww~

 

Kode.

 

Melodi pun berputar.

 

Bisa aku mulai?

 

Oneureun goengjanghi jungyohan narimnida. Han yeojaege dubeonjjae gobaegeul haneun narigeodeunyo. Geunyeoege dasi chajagaryeo hamnida. Gwayeon geunyeoga je maeumeul badajulkkayo? Oneureun waenji neukkimi joseumnida.” (Today is a very important day. It’s the day when. I give my second confession to one girl. I am going to find her once again. Will she accept my heart? I feel good today for some reason.)

 

Seketika mahasiswa/i membuat lingkaran besar. Dan dari setiap lingkaran itu muncul satu persatu member BTOB. Sooyoung noona, ini untukmu. Untuk sebuah pengakuan yang kedua kalinya. “Aku mencintaimu. Terimalah aku, meskipun ini yang kedua kalinya. Aku berjanji ini adalah yang terakhir.”

 

Sooyoung bertepuk tangan lantas tersenyum. “Anak kecil sok romantis.” Katanya sarkatis.

 

Jadi ia kira aku bercanda? Hanya karena aku lebih muda? “Noona!” Aku menggembungkan pipiku. Dan saat itu juga ia mencium bibirku. Seharusnya aku tahu! Karena dia pasti lebih tahu!

 

Wuhuu~

 

Semuanya ikut bahagia. Setidaknya kami tidak berbeda terlalu jauh bukan? Kami mungkin berbeda. Aku lebih muda, ia lebih tua —secara usia. Aku kekanak-kanakan, ia dewasa. Tidak banyak yang aku tahu, tapi dia selalu lebih tahu. Kami saling melengkapi. Atau lebih tepatnya ia yang melengkapiku? Kekeke.

 

“Aku tahu kau akan melakukan hal ini.” Ucapnya setelah melepaskan tautan bibir kami.

“Benarkah?”

“Iya.” Ia melirik teman-temanku. Sepertinya aku tahu sekarang.

“Kalian?!” Ucapku sambil melirik Eunkwang, Ilhoon, Sungjae, Changseob, Peniel dan Hyunshik. Mereka justru ikut melempar pandangan. Seakan mereka tak tahu apa-apa.

 

Tapi dengan tulus, aku berterimakasih. Berterimakasih pada teman-temanku, wanitaku, hariku serta Tuhanku. Terimakasih untuk hari bahagia ini.

 

FIN

 

Halo ‘-’)/ ga nge-feel ya? Gaje ya?

Tangan gatel ngedenger lagu 2nd confession. Kepikiran deh bikin crack pairing kekeke xD Mao bagus, mau jelek biarin aja 😀 niatku cuman satu ko, ngehibur reader sekalian :3 Kan sayang juga kalo ni ff udah aku tulis tapi ga di publish. Aku pikir, siapa tau kalo publish ini ff bisa bikin pairing Soo eon nambah kekeke 😀 hayulah~ kalo emang jelek silahlan diprotes. Tanganku terbuka lebar intuk nerima kritik dan saran 🙂

 

With love,
HIKA

One thought on “2nd Confession

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s