[DRABBLE] From U (After Story “Sshht! Sshht!”)

image
Hika's Poster

From U

Presented by

Cho Hika
(@AHNurfida)

Main Cast : Kim Joonmyun and Choi Sooyoung | Support Cast : Im Yoona, Kwon Yuri, Kris Wu and other…

Rating : T | Length : Oneshot | Genre : Friendship, Comedy, Romance, Fluff and Fangirling(?)

Disclaimer :
PLOT and POSTER are MINE !

Recomended :
Super JuniorFrom U

A/N : Ladies and gentlemen ~ Mohon perhatian sebentar :3 /ekhem ekhem/ Nih ff bakalan gaje bener. Jadi silahkan siapkan kantong kresek kalo kalo kalian pengen muntah. Atau kalaian juga bisa siapkan batu nisan untuk langsung ngubur diri kalo kena serangan jantung akibat nih ff. *alah apabangetdeh -_-

Langsung ajadeh ya😉 sorry for bad fic🙂

*

“This song is dedicated to the world’s kindness lady. My girl, my angel…” – Kim Joonmyun

*

“Selamat pagi!” Seru Joonmyun yang kala itu bertemu dengan tiga gadis yang tak lain adalah Choi Sooyoung, Im Yoona dan Kwon Yuri didepan gerbang sekolah.

Sontak Yoona tertawa tanpa sebab. Oh! Mungkin Yoona ingat akan kejadian kemarin.

Yuri dan Sooyoung pun berusaha menghentikan tawa Yoona yang terdengar sangat besar.

Sementara Joonmyun hanya memamerkan deretan giginya yang rapi sambil melirik Sooyoung yang ternyata juga sedang mencuri-curi pandang.

“Bertemu dengannya membuatku ingat kejadian kemarin. Haha” Tawa Yoona yang sudah mulai terkontrol disambut baik oleh Joonmyun yang masih betah dengan gigi yang dipamerkannya.

“Memangnya lucu?” Tanya Joonmyun sembari menunjukan wajah polos andalannya.

Lantas Yoona menutup mulutnya dengan kedua tangnnya yang kemudian dilanjutkan dengan menggelengkan kepalanya.

Bibir Joonmyun membulat tanda mengerti.

“Ah! Aku harus memberikan laporan kelas ke Kris Sonsaengnim pagi ini juga,” Ucap Sooyoung dengan tiba-tiba. “Kalian tahu kan bagaimana sibuknya ketua kelas?” Yoona, Yuri dan Joonmyun manggut-manggut. “Jadi maaf, aku harus duluan. Annyeong~” Lanjut Sooyoung sambil melempar pandangan ke arah Joonmyun.

Joonmyun yang mulai merasa diperhatikan kini tersenyum. Ia melambaikan tangannya pada Sooyoung yang berlari menerobos kerumunan murid-murid yang berseragam sama sepertinya.

Sekarang, hanya tinggal Yoona, Yuri dan Joonmyun ditempat.

“Aku ingin ke kelas.” Ucap Joonmyun yang langsung dihalang oleh Yoona.

“Kau!” Seru Yoona kasar. “Suka pada Sooyoung ya?”

“Aku?” Joonmyun balik bertanya.

“Bukan! Tapi dia!” Yoona menunjuk tukang sapu yang ada dipinggir halaman sekolah. “Ya! Kau!” Ucap Yoona yang langsung direspon terkejut oleh Joonmyun.

“Yoong, sudahlah. Lebih baik kita ke kelas.” Ucap Yuri yang notabennya acuh berusaha menghentikan sikap Yoona.

Yoona yang mendengar Yuri protes langsung menarik Yuri sedikit lebih jauh dari Joonmyun. Ia berbisik, “Tunggu sebentar, aku ada rencana.”

“Rencana apa?” Ucap Joonmyun dengan kepala yang memyembul diantara kedua gadis itu.

“Eh!” Yoona dan Yuri sedikit terkejut dan langsung menjauhkan posisi mereka satu sama lain.

“Kalian punya rencana apa?”

Yoona menjentikan jarinya dan langsung berbisik tepat didekat telinga Joonmyun.

“Ah geli!” Seru Joonmyun yang sedikit bergidik.

“Ya! Aku kan belum bicara!” Yoona sedikit mendorong bahu Joonmyun.

“Oh, maaf. Hehe… Peace ya~” Joonmyun membuat Vsign dengan ditemani tawa khas bin garingnya.

.

Bel pulang sekolah berbunyi tepat pukul 15.30 KST di SMA Dashin, Seoul, Korea Selatan.

Seperti biasa, setiap murid dari kelasnya masing-masing akan berhamburan keluar kelas. Termasuk Yoona, Yuri, Sooyoung dan juga Joonmyun tertunya.

Yuri yang kelasnya tidak jauh dari kelas Yoona lantas langsung menghampiri Yoona yang tengah berjalan didepan koridor kelasnya. “Yoong!”

Yoona yang menoleh mendapati Yuri yang tengah berlari menghampirinya. “Ada apa?” Tanya Yoona saat Yuri sudah berdiri kokoh dihadapannya.

“Kau belum memberitahuku tentang rencanamu itu. Tadi kau hanya berbisik pada Joonmyun tanpa memberitahuku. Jadi sekarang, marhaebwa~” Ucap Yuri panjang kali lebar kali tinggi samadengan balok (?) *intinya panjang aja😀

“Yoona-ssi !” Suara pria yang terdengar tidak asing lagi itu rupanya menghampiri mereka.

“Bagaimana, Joonmyun-ssi ?” Tanya Yoona.

“Tadi aku sudah berbincang dengan temanku yang juga seorang fangirl dari Super Junior. Dia bilang penjualan tiket konsernya ditutup sore ini juga pukul 16. Dia juga bilang bahwa kemungkinannya kecil kalau aku bisa mendapatkan tiketnya jika mengantri sekarang.”

Jinja ?” Ucap Yoona datar. “Begini ya, Joonmyun. Kami disini berjanji akan benar-benar membantumu mendekati Sooyoung jika kau mau membelikan kami tiket konser Super Junior oppadeul malam ini juga. Lagipula, memangnya kau tidak mau melihat Sooyoung bahagia? Salah satu impian Sooyoung adalah menonton konser idolanya yang tidak lain adalah Super Junior. Hanya 3 tiket. Mudah bukan?” Yoona berbicara dengan nada elegan dan juga tangan yang dilipat didepan dadanya. Sementara Yuri juga ikut-ikutan seperti Yoona. Dan Joonmyun hanya menunduk dalam diam.

“Ternyata kau mudah menyerah ya?” Suara Sooyoung muncul diantara keheningan Yoona, Yuri dan Joonmyun. Kehadirannya sangat mengejutkan ketiga manusia ini. Yang paling terkejut adalah Joonmyun. Ia terkejut melihat gesture Sooyoung yang menyunggingkan sebuah senyum getir. Tidak biasanya!

Sebenarnya Sooyoung tidak tahu-menahu tentang rencana ini. Tapi saat ia datang dengan sedikit mendengarkan perkataan Yoona yang hanya dibalas tundukan diam oleh Joonmyun, Sooyoung menyimpulkan bahwa Joonmyun adalah pria yang mudah menyerah.

“Tidak! Tidak! Aku akan berusaha! Percaya padaku, Sooyoung,” Joonmyun panik. Ia berusaha meyakinkan Sooyoung. “Datanglah ke Seoul Stadium, malam ini pukul 8.30. Sekarang juga aku akan mengantri tiketnya. Kumohon~” Ia mengepalkan kedua tangnnya kuat.

Setelah mendapat anggukan dari Sooyoung, Joonmyun melesat meninggalkan ketiga gadis itu. “Doakan aku!” Ucapnya kala berlari menjauh.

“Ne! Semoga dapat ya,” Timpal Yoona. “Fighting, Joonmyun-ssi !” Tambah Yuri. “Mustahil.” Seru Sooyoung datar.

Yoona dan Yuri saling menatap satu sama lain.

.

08.30 PM KST

“Aku harap ia benar-benar mendapatkan tiketnya.” Ucap Yoona di sela-sela perjalanannya menemui Sooyoung dan Yuri yang sudah terlebih dahulu sampai.

.

“Tuhan memberkatimu, Joonmyun-ssi !” Batin Yuri yang gelisah menunggu Joonmyun yang belum juga datang.

.

“I’ll waiting for you, Joonmyun-ah~” Seru Sooyoung dengan suara yang hampir tidak terdengar oleh orang-orang disekitarnya.

.

Ketiga gadis itu telah menunggu lebih dari 30 menit yang lalu.

Begitu pula konser sudah dimulai tepat 30 menit yang lalu.

Yang ada kini hanya fans yang terlantar diluar karena tidak tidak memiliki tiket, sama seperti nasib Yoona, Yuri dan Sooyoung.

Plak

Yoona menepuk lengannya yang baru saja dihinggapi nyamuk. “Apakah ia sedang mempermainkan kita?”

“Tidak mungkin.” Timpal Yuri.

“Maafkan aku teman-teman. Tidak seharusnya aku memberikan kepercayaan padanya.” Ucap Sooyoung yang kala itu tampak lesu.

Mereka kini hendak melankah pergi tapi,

sebuah pesawat kertas terjatuh tepat didepan kaki-kaki jenjang mereka.

“Apa itu?” Tanya Yuri.

Lantas Yoona memungutnya dan membaca bagian sayapnya. “For Sooyoung.”

“Bacakan saja, Yoong.” Ucap Sooyoung lemas.

Yoona mengangguk dan mulai membuka lipatan demi lipatannya. Hingga akhirnya selembar kertas itu terbuka rapi.

“Percaya padaku! Aku tidak akan pernah menyia-nyiakan waktumu, tenagamu dan juga dirimu. Karena darimu aku belajar berusaha dan bekerja keras, Sooyoung-ah !”

“Apa maksud., ah !” Yuri tidak dapat menyelesaikan kata-katanya lantaran ia tertabrak oleh wanita-wanita yang dengan kasarnya berlarian.

“Ah! Dia tampan!” , “Siapa dia?” , “Mungkin seorang trainee.” , “Tidak mungkin.”

Begitu suara-suara fangirl yang saling menimpali satu sama lain sambil berlari.

“Joonmyun!” Ucap Sooyoung.

Dengan cepat ia berlari dan menerobos fangirls yang ia rasa menghalanginya.

Jreng

Suara petikan gitar terdengar sangat jelas di telinga Sooyoung.

Setelah berhasil menerobos fangirls dan mendapat barisan paling depan, Sooyoung dapat melihat dengan jelas seorang Joonmyun yang tengah berdiri dengan gitar yang mengalung. Ia bahkan dikerumuni fangirls yang berteriak-teriak histeris setelah cahaya lampu menyorot wajah tampan Joonmyun.

“This song is dedicated to the world’s kindness lady. Yeah! My girl, my angel.”

Begitu angel voice Joonmyun ketika ingin memulai lagunya.

Sooyoung yang mendengar bagaimana suara indah Joonmyun itu pun hanyut dalam ketenangan dan kesenangan yang tiba-tiba menyelimutinya.

Yoona dan Yuri bahkan mengikuti tingkah fangirls disekitarnya yang dengan santai mengayun lighstick khas ELF yang baru saja mereka beli sesaat sebelum Joonmyun memulai lagunya.

Mereka semua senang. Rasanya hampir sama seperti saat menonton konser KIdol.

Hingga setelah 3 menit 14 detik lagu itu berakhir, tepuk tangan pecah begitu saja. Sooyoung yang merasa tersanjung bahkan tidak bisa berkutik. Joonmyun berhasil membuatnya melting sekarang.

Joonmyun yang melihat Sooyoung blushing segera menarik tangannya dan mebawanya ketengah kerumunan itu.

“Ladies and Gentlemen! Let me introduce my angel. This is CHOI SOOYOUNG! The world’s kindness lady who will be my girlfriend.”

Sorak sorai dan tepuk tangan kembali tumpah ruah disana.

“Terimakasih Joonmyun,” Bisik Sooyoung pada Joonmyun. “Apa kau sedang menembakku?”

Joonmyun tersenyum.

Kali ini Joonmyun tidak memamerkan deret giginya seperti biasa. Ia hanya tersenyum sincerely yang hanya ia tujukan untuk Sooyoung.

Mungkin hari ini Sooyoung tidak bisa menonton idolanya, tapi Sooyoung berhasil menonton idola barunya sekarang.

Dalam diam mereka saling menatap. Dalam diam pula Joonmyun merasa bersalah. Ia tidak bisa memberikan tiket konser untuk Sooyoung lantaran kehabisan. Ia bahkan tak habis pikir bagaimana ia mengemis ingin membeli tiket dari fangirls yang sudah mengantri sejak pagi. Hingga sampai waktunya tiba ia masih bingung.

“Hey! Berhenti bermesraan didepan umum. Kalian ini murid tidak tahu diri ya? Seenaknya saja membiarkan guru setampanku mematung memegangi lampu untuk lighting.” Seru Kris sonsaengnim yang ternyata ikut berkontribusi dalam rencana Joonmyun. Sedari tadi ia memegangi stand lamp yang menerangi Joonmyun. Mungkin ini dia kelebihan orang-orang bertubuh tiang listrik.

Hahaha…
Hahaha…

Begitu tawa dari banyak pasang mata yang melihat kejadian aneh bin ajaib ini.

END

Huwaaa~ Ini ff sequel pertama akuuu :3
Monggo monggo dikomen :3 mau komen gaje juga gapapa ._.v

Maap ya kalo kurang memuaskan. Habisnya nih ngetiknya kilat tadi malem pas mau tidur ngedengerin lagunya Suju yang From U. Gatau juga deh nih judul ama ff nya nyambung apa engga -_-

Terimakasih buat yang udah nyempetin baca🙂 Terimakasih terimakasih buat yang udah like🙂 Terimakasih terimakasih terimakasih buat yang udah komen🙂 Terimakasih terimakasih terimakasih terimakasih buat yang udah review🙂

Love,
Hika

19 thoughts on “[DRABBLE] From U (After Story “Sshht! Sshht!”)

  1. kris selalu ada dimana-mana huahahaha xD
    good thor ‘-‘b
    oh ya thor,bikin ff soohan,soohun atau soobaek dong kan itu jarang bgt.
    apalagi soohun sama soobaek yayayaya /masang wajah melas/ hihi :3
    keep writing thor J

  2. hay^^ readers baru, maaf yah aku baru komen disini, tapi yang ssht! Ssht! Udah aku bacaaa. Ga sempet komen soalnya aku baca ngebutt, intinya joonmyeon itu romantis yaa? Keren banget diaa, bisa buat peristiwa seromantis ituu :3
    dan kris disini jadi perusak suasana ih -_-“

  3. Hoho, Suho yang terkenal karna kaya dan keanehannya saat berbicara ini, ternyata romantis juga. Dikit sih

    Ah ya itu kayaknya si Kris ajaib banget sih, bisa nongol dimana-mana. Ahhh yeahh kapan-kapan bikin ff Sooyoung-Suho yang genrenya married life dong kak. Kan seru kak :3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s