Don’t Love Me, Oppa

annyeong hasseyo…
sebelumnya, aku mau ngasih tau SESUATU.. Ini blog baru sekaligus pertamaku. sebagai pemula aku test pake ff ini. kesimpulannya, ff ini cuman SAMPLE #pentinggasih?
okelah kalau begitu, langsung aja iiah dibaca baik2 :))

image

Author : Annisa Hika Nurfida

Title : Dont Love Me, Oppa

Main Cast :

– Choi Sooyoung a.k.a Sooyoung

– Cho Kyuhyun a.k.a Kyuhyun

– Lee Donghae a.k.a Donghae

– Kim Yoon Ji a.k.a Jung So Min

– Jung Soo Yeon a.k.a Jessica

and other . . .

Genre : Friendship, OTP, Romance, AU, Fluff

Rating : PG-15

Length : Oneshot

Disclaimer : POV, OCs (murni buatan author)

HAPPY READING

SOOYOUNG’S POV

“Umma, hari ini kita akan kemana?” tanyaku.

“kita akan ke kampusmu” jawab umma.

“jinjayo? apa umma sudah mendaftarkanku?” tanyaku antusias.

“ne, kita kesana hari ini hanya untuk mengecek kembali data datamu” terang umma.

“arraseo”

Aku sungguh bahagia, bagaimana bisa aku tidak bahagia? Setelah 3 tahun kuhidup dalam kegelapan, kini hariku akan kembali terang. Baiklah, mungkin kalian belum tahu. 3 tahun yang lalu, aku mengalami kecelakaan dalam sebuah pesawat. Kecelakaan itu terjadi tepat sehari setelah hasil ujian keluar. Saat itu aku dinyatakan lulus, bahkan nilaiku melebihi siswa yang lain. Karena itulah aku mendapat beasiswa untuk kuliah di Universitas ternama di Canada. Tapi sayang, nasib baik sedang tidak berpihak padaku. Diperkirakan karena adanya kesalahan teknis, pesawat yang kutumpangi itupun jatuh. Untungnya aku selamat meskipun aku tidak bisa melihat. Karena posisi kami pada saat itu sudah masuk wilayah canada, keluargakupun datang ke canada dan berdomisili disana untuk menemaniku menjalani berbagai macam perawatan. Karena kondisiku saat itu amatlah parah. Banyak tulangku yang retak, dan lebih parahnya lagi aku dinyatakan tidak bisa melihat. Dalam kondisi seperti itupun mereka bilang aku baik baik saja. Yaaa,, aku tahu aku memang sangat beruntung. Aku beruntung karena aku masih hidup.

3 tahun berdomisili di canada, kami tidak mendapat kabar baik apapun dari rumah sakit sekitar yang dapat mendonorkan kornea mata untukku. Hingga akhirnya appa ku mendapat panggilan dari rumah sakit di korea yang tersedia sebuah kornea mata. Sejak itulah kami kembali tinggal di Korea.

Baru saja hari ini aku keluar dari rumah sakit. Aku sangat bersyukur bisa melihat kembali. Melihat umma ku yang cantik, appa ku yang tampan juga pemandangan indah disekitarku.

@ KAMPUS

“KyungHee University?” tanyaku pada umma setelah turun dari mobil dan bergegas.

“geurae.. wae? kau tidak suka?” tanya umma.

“aniya! aku sangat suka tempat ini” jawabku.

“kajja” ajak umma.

kuikuti umma dari belakang, seperti anak kecil aku hanya takjub melihat kampus ini. Aku fikir usia untuk kuliah tidak akan jadi masalah setelah aku melihat orang orang disekitar kampus ini.

“umma” ucapku.

“waeyo?” tanya umma.

Akupun hanya menyilangkan kakiku.

“yasudah sana, carilah toilet” jawab umma mengerti.

Akupun segera pergi meninggalkan umma. Kalian tahu? sebenarnya aku tidak ingin ke toilet, aku hanya ingin berjalan-jalan sebentar untuk melihat-lihat.

Belum lama kuberjalan, langkahku terhenti ketika melihat seorang namja yang sedang bermain basket sendirian. Kuperhatikan namja itu, kulihat dia nampak giat. Berkali-kali ia mencoba memasukkan bola basket itu ke ring, tapi tak pernah berhasil. Hingga akhirnya ia melempar bola itu dan jatuh tepat dihadapan kakiku.

“mianhae agasshi” ucapnya keletihan.

Aku pikir aku masih ingat cara bermain basket. Dengan percaya diri akupun mengambil bola itu dan men-drible-nya hingga didepan ring. Begitu tepat didepan ring, kucoba melompat dan memasukkan bola itu. Daya ingatku memang sangat kuat, aku masih sangat hafal ketika ku bermain basket 3 tahun lalu. Akupun berhasil memasukkan bola itu kedalam ring.

“daebakk! agasshi, kau sungguh hebat” ucap geu namja sambil mendekatiku.

Aku hanya menyunggingkan senyumanku dan kemudian kuberikan padanya. Segera aku tinggalkan dia. Tetapi begitu aku melangkah, ia mencegahku.

“agasshi, chakkaman!” ucapnya.

“wae?” tanyaku.

“apakah kau mahasiswi baru disini? siapa namamu?” tanya geu namja.

“ne, geu ireum sooyoung imnida” jawabku.

“oh! sooyoung… geu ireum donghae imnida, mannaseo bangapseumnida” ucapnya ramah.

“donghae oppa, maukah kau menjadi temanku?” tanyaku polos.

“eh.eh” jawabnya datar.

“donghae oppa, nae chingu” ucapku polos.

SOOYOUNG’S POV End~

DONGHAE’S POV

Baru hari ini kutemukan yeoja secantik dan sepolos sooyoung. Seperti seseorang yang tidak punya teman, ia sangat senang ketika aku menganggapnya teman.

“sooyoung-ssi, aku ingin sekali mengobrol denganmu. Aku pikir kau teman yang enak diajak bicara” pintaku.

“ne, tapi nanti saja ya.. Aku harus kembali, besok kita akan bertemu lagi” jelasnya.

“bagaimana kalau aku minta nomor ponselmu?” tambahku.

“aku belum dibelikan ponsel oleh umma” jawabnya polos.

Aigooo~ kata kata polosnya itu sungguh membuat hatiku gemetaran.

“jaljayo” ucapnya seraya meninggalkanku.

Akupun melanjutkan latihan hancurku.

DONGHAE’S POV End~

AUTHOR’S POV

Setelah sooyoung meninggalkan donghae, sooyoung pun berniat untuk kembali menemui ummanya. Tetapi langkahnya terhenti tepat didepan aula kampus. Pintu belakang aula kampus itu terbuka sedikit dan membuat sooyoung penasaran. Sooyoung pun masuk ke dalam aula dan menutup pintunya. Dari belakang ia melihat seorang namja sedang bernyanyi dihadapan tembok di depan sehingga sooyoung tidak dapat melihat wajah namja itu. Perlahan kaki sooyoung melangkah dengan sangat pelan dan sampai didepan. Hingga akhirnya ia memilih duduk sambil mendengarkan namja itu bernyanyi.

‘sungguh suara yang sangat indah’ batin sooyoung.

Setelah namja itu selesai bernyanyi, geu namja membalikkan badannya. Betapa terkejutnya ia melihat seorang yeoja duduk dan bertepuk tangan untuknya.

“sunbae, suaramu sangat merdu” ucap sooyoung.

Geu namja dengan cepat memakai topi dan jaketnya yang ia geletakkan dilantai.

“wae? kenapa kau berpakaian seperti itu?” tanya sooyoung heran.

“agasshi, apa kau tidak mengenalku?” tanya geu namja.

“aku tidak mengenalmu, aku tidak pernah melihatmu” jawab sooyoung polos.

“lihat! lihat wajahku baik baik” geu namja membuka topinya, kemudian ia mendekatkan wajahnya ke wajah sooyoung.

“ara” ucap sooyoung.

“mwo? mwo? mwo?” tanya geu namja antusias.

“no namja neomu kyeopta” ucap sooyoung lucu.

“hah? (-,-)” geu namja terlihat heran.

“wae? ada yang salah?” tanya sooyoung polos.

“kau tidak berpura-pura kan? kau sungguh tidak mengenalku?” tanya kyuhyun penasaran.

Sooyoung pun berdiri “bagaimana mungkin aku bisa mengenalmu? melihat

mupun aku tidak pernah!” jawab sooyoung lantang.

“jinjayo?” tanya kyuhyun seraya menegakkan tubuhnya untuk berdiri.

“sunbae, aku baru saja mendapatkan penglihatan. Selama 3 tahun aku buta, dan aku rasa aku tidak pernah melihatmu” yakin sooyoung.

“mwo?” kyuhyun menganga.

“omo! aku sudah terlalu lama, aku harus kembali” ucap sooyoung khawatir.

“chakkaman! kau mau kemana?” tanya kyuhyun.

“pulang” jawab sooyoung datar.

“aku antar” ucap kyuhyun hingga membuat sooyoung menganga.

“aku belum ingin pulang, aku akan menemui umma ku dahulu” jelas sooyoung.

“oh! bisakah kita bertemu lagi?” tanya kyuhyun.

“geurom” jawab sooyoung manis.

AUTHOR’S POV End~

Keesokan harinya…

SOOYOUNG’S POV

Kuhampiri kursi kosong di sudut kantin. Perutku sangat lapar setelah menerima mata kuliah hari ini. Setelah memesan makanan, segera aku dudu

k sendirian.

“sooyoung-ssi” donghae oppa datang dan duduk dihadapanku.

“nae chingu” ucapku antusias.

“chingu tidak boleh makan sendirian, aku temani boleh?” tanyanya.

“eheh” aku menganggukkan kepalaku.

“kyuhyun-ssi” ucapku begitu melihatnya sedang kebingungan mencari tempat.

“disini” tambah donghae oppa.

Kyuhyun oppa pun datang menghampiri kami. Ia duduk disebelahku.

“kalian saling kenal?” tanyaku.

“ne~ kami adalah sahabat sekaligus rekan kerja” jawab donghae oppa.

“ah? kalian bekerja?” tanyaku.

“lihat” kyuhyun oppa memegang daguku dan mengarahkan kepalaku ke sekitar kantin.

Mahasiswa dan mahasiswi itu terus mengarahkan kamera ke arah kami.

“mwo? kalian siapa?” tanyaku penasaran.

Kemudian kyuhyun oppa mengeluarkan Ipad nya dan menunjukkae sebuah video. Ani! itu bukan video, tapi itu MV. Di MV itu jelas ada 2 namja yang sedang bernyanyi sekaligus dance. Dan yang lebih membuatku terkejut adalah bahwa 2 namja itu adalah Donghae oppa dan Kyuhyun oppa.

“kalian artis?” tanyaku.

“yap” jawab donghae oppa terus memandangiku.

“donghae-ssi, kyuhyun-ssi” panggil seorang yeoja cantik menghampiri kami.

“ini dia, dia yang akan menjadi model di mv kami berikutnya” donghae oppa menunjuk kearahku.

“sooyoung-ssi, ini jung so min. Dia adalah manager kami. Kau sudah mengetahui bahwa kami artis. Kami juga akan mengeluarkan sebuah album. Kami harap kau bersedia menjadi model untuk MV kami” jelas kyuhyun oppa.

“jebal, kami membutuhkanmu” ucap donghae oppa.

“konsep mv kami adalah seorang yeoja yang diperebutkan oleh 2 namja. Kau hanya perlu memainkan perasaanmu dan juga mimik mu” jelas manager nan cantik itu.

“arraseo” jawabku datar.

1 TAHUN KEMUDIAN . . .

Sudah 1 tahun aku menggantungkan hidupku didunia entertaiment. Berawal dari sebuah model mv, kini aku benar benar menjadi seorang model dan artis terkenal. 1 tahun setelah menjadi model di dalam mv Duo KyuHae itulah aku tidak pernah melihat mereka lagi. Karena setelah terkenal, aku pindah dari kampus KyungHee University ke Chung-Ang University. Kudengar mereka berdua juga sudah tidak kuliah lagi, menurut berita yang tersiar mereka menghentikan kuliah mereka dan fokus pada dunia keartisan yang sedang mereka tekuni itu. Karena duo mereka sangat amat sukses. Rencananya, nanti malam aku akan hadir dikonser mereka berdua hanya untuk sekedar menonton.

NIGHT…

Sebelum konser dimulai, aku menyusuri backstage untuk melihat mereka. Begitu sampai diruang ganti mereka, segera kubuka pintu itu.

“sooyoung-ssi” ucap donghae oppa sangat senang.

Jujur, aku juga sangat senang bisa bertemu mereka. Hatiku serasa akan meledak karena terlalu senang. Tapi sayangnya Kyuhyun oppa tidak senang melihat kedatanganku.

“Donghae-ssi, Kyuhyun-ssi, aku akan melihat penampilan kalian dikursi paling depan. Aku harap kalian bisa menampilkan yang terbaik” ucapku.

“Arraseo” ucap Kyuhyun oppa tanpa memandangku.

Akupun segera keluar dari ruangan mereka karena mereka akan bersiap-siap untuk tampil. Sebelum aku keluar dari back stage, aku bertemu dengan Somin unnie.

“unnie” ucapku.

“sooyoung-ssi, wah… kau terlihat sangat cantik malam ini. Apa karena kau tahu bahwa Donghae oppa akan…” kata katanya menggantung sambil menyunggingkan senyum.

“aniya! Unnie, apa yang akan Donghae oppa lakukan?” tanyaku penasaran.

“Hah? aku kira kau sudah tahu, makanya kau berpenampilan sangat cantik malam ini. Donghae oppa bilang padaku bahwa ia akan menyatakan cintanya padamu malam ini” jelas somin unnie.

“mwo?” ucapku dengan sangat amat terkejut.

Mendengar hal itu, segera aku berlari menuju ruang ganti mereka. Aku akan meluruskan hal ini.

Setelah berlari, aku melihat mereka dan juga orang orang belakang panggung sedang bergegas.

“oppa, aku ingin bicara padamu empat mata” ucapku dengan nafas terengah-engah.

“ne” jawabnya heran.

Akupun segera menariknya ke tempat yang sepi yang tidak jauh dari sini.

“DONT LOVE ME, OPPA” ucapku to the point.

“mwo? apa maksudmu?” tanyanya heran.

“aku tahu apa yang akan kau lakukan nanti, tapi aku tidak ingin membuatmu malu nantinya” jelasku.

“wae? kau akan menolakku?” tanyanya.

“Geurae! karena itu, aku mohon jangan lakukan itu” pintaku.

“waeyo? apa kau tidak mencintaiku? kenapa kau tidak bisa mencintaiku? apa kau menyukai namja lain?” tanyanya kesal.

“oppa, cinta tidak bisa dipaksakan. Geurae, aku memang menyukai namja lain. jebal! DONT LOVE ME, OPPA” ucapku sambil meneteskan air mata.

“siapa namja itu? apa dia kyuhyun?” tanyanya yang juga sambil menjatuhkan air mata.

“ne, aku menyukai kyuhyun oppa” jawabku menunduk.

“baiklah” ucapnya masih menangis.

“jangan buat penampilanmu buruk, hapuslah air matamu, dan bergegaslah” ucapku sambil menghapus air matanya.

Ia pun memelukku, “sooyoung-ssi, aku akan memberikan yang terbaik untukmu” ucapnya.

Begitu ia melepaskanku dari pelukannya, ia berlari untuk bergegas.

Akupun pergi dari tempat itu menuju panggung untuk menyaksikan mereka.

Sejauh ini, konser berjalan dengan lancar. Tidak nampak raut wajah sedih dari mereka. Mereka terus menyunggingkan senyum padaku. Hingga pada part bernyanyi solo Donghae oppa, ia terlihat sangat menghayati. Berbeda dengan di backstage tadi, saat perfom penampilan kyuhyun oppa dia terus tersenyum untukku. Bahkan ia mengajakku naik keatas panggung. Begitu lampu panggung mati beserta musiknya, suara fans sangat keras. Setelah kembali menyala, betapa terkejutnya aku melihat kyuhyun oppa berlutut dihadapanku sambil membawa bunga.

“sooyoung-ssi, jeongmal saranghaeyo. Jika kau menerimaku, terimalah bunga ini. Dan jika kau menolakku, buanglah bunga ini” jelasnya.

Tanpa berfikir panjang, aku menerima bunga itu dan membuat Kyuhyun oppa terkejut.

Kyuhyun oppa pun berdiri dan memelukku. Dari kejauhan aku dapat melihat Donghae oppa tersenyum padaku.

Ketika kyuhyun oppa melepaskan pelukannya, ia langsung

#Chu . . .

bibirnya menghantam bibirku. Aku pikir, kyuhyun oppa serius hingga aku merespon ciumannya itu.

SOOYOUNG’S POV End~

3 TAHUN KEMUDIAN..

DONGHAE’S POV

Aku sangat senang melihat sooyoung bahagia, aku pikir setelah kejadian itu aku tidak akan bisa bahagia. Tapi sekarang aku sangat bisa merasakan kebahagiaan itu. Karena aku pernah berjanji padanya bahwa aku akan membuatnya bahagia. Sekarang betapa bahagianya aku ketika aku melihat mereka menikah dan memiliki anak yang sangat tampan. Selain itu, aku juga sangat senang karena kini aku tidak kesepian lagi. Kini aku sedang menjalankan hubungan dengan Jessica. Jessica adalah sahabat sooyoung saat SMP. Jessica juga cantik dan baik hati seperti sooyoung. Tetapi hanya satu yang membuatnya berbeda dengan sooyoung, yaitu dia bisa menerima cintaku dan tidak mengatakan “DONT LOVE ME, OPPA”

DONGHAE’S POV End~

END~

naaaaah,, gimana? tolong di RCL iia… Karena RCL kalian sangat berarti untuk author…
NO SILENT READER!!

NO COPAS!!

NO PLAGIAT!!

mianhae n gamsahae :))

10 thoughts on “Don’t Love Me, Oppa

  1. anyyeong chingu….
    salam knal
    aku tahu alamat wp mu dari fb mu,
    knp ff mu nggk kmu post aja d.wp chingu??
    ff buatanmu bgus lho..
    termasuk yg ini, walau kependekan…
    ditunggu post terbaru nya,,,
    annyeong…

  2. suka suka suka~ happy ending yang pas, walopun feel sukanya soo kurang dapet nih, bener kata komen diatas kependekan >.<

    tapi tulisan pertama di blog yah? hebat2 bikin lebih banyak yah KyuYoung nya fufufufu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s